Kota Malang, blok-a.com – Pada tahun ini, Universitas Negeri Malang (UM) mengumumkan rekor penerimaan mahasiswa baru yang mencapai 11.500 calon mahasiswa baru (camaba), sebuah peningkatan drastis dari tahun sebelumnya yang hanya menerima 8.500 mahasiswa.
Kenaikan penerimaan mahasiswa baru ini disambut dengan gembira oleh pihak UM, terutama dengan adanya penambahan program studi baru seperti Hukum, Pariwisata, Aktuaria, dan Arsitektur yang baru diumumkan dalam seleksi mandiri prestasi.
“Kami bersyukur bahwa Dirjen Kemendikbud Ristek menyetujui penambahan kuota kami. Ini merupakan kesempatan bagi kami untuk membuka tambahan kuota tanpa mengorbankan kualitas, karena kami ingin alumni UM mampu menjadi yang terbaik,” ungkap Rektor UM, Prof Dr Hariyono MPd pada hari Senin (22/4/2024).
Dengan adanya penambahan kuota ini, peluang untuk bergabung dengan UM semakin besar. Tapi, bagaimana jika sudah gagal dalam seleksi SNBP dan SNBT?
Tenang, karena dengan adanya jalur Mandiri, UM masih memiliki banyak kuota mahasiswa. “”UM sebagai PTNBH memiliki keleluasaan pada jalur mandiri mencapai 50 persen kuotanya,” terang Hariyono.
Namun, pertanyaannya adalah, jurusan mana yang memiliki kemungkinannya lebih besar untuk lolos?
Data dari Seleksi Nasional Bersama Tulis (SNBT) 2024 memberikan gambaran tentang beberapa jurusan dengan pendaftar terendah. Berikut adalah daftar jurusan-jurusan tersebut:
Jenjang S1:
1. S1 Pendidikan Seni Tari dan Musik
2. S1 Pendidikan Bahasa Mandarin
3. S1 Pendidikan Bahasa Jerman
4. S1 Pendidikan Seni Rupa
5. S1 Pendidikan Fisika
6. S1 Pendidikan Teknologi Otomotif
7. S1 Pendidikan Teknik Elektro
8. S1 Fisika
9. S1 Pendidikan Kimia
10. S1 Pendidikan Teknik Mesin
Jenjang D4:
1. D4 Teknik Rekayasa Otomotif
2. D4 Teknik Rekayasa Manufaktur
3. D4 Animasi
Jurusan-jurusan di atas memiliki tingkat persaingan lebih rendah dari jurusan lainnya, dengan kuota yang hampir sama dengan SNBT. Jadi prosentase lolos lebih besar.
Sebagai contoh, untuk jurusan S1 Pendidikan Bahasa Jerman, kuota SNBP adalah 27 orang, SNBT 32 orang, dan jalur mandiri 31 orang. Begitu juga untuk S1 Pendidikan Kimia, dengan kuota SNBP sebanyak 51 orang, SNBT 59 orang, dan jalur mandiri 58 orang.
Oleh karena itu, bagi calon mahasiswa yang belum berhasil melalui seleksi SNBP dan SNBT, tidak perlu putus asa. UM masih memberikan kesempatan melalui jalur mandiri yang masih terbuka lebar.
Kesempatan juga terbuka bagi mereka yang ingin mencoba jurusan lain dengan tingkat persaingan yang lebih rendah.








