5 Peninggalan Belanda di Kota Malang, Hingga Kini Masih Banyak Dikunjungi

5 Peninggalan Belanda di Kota Malang, Hingga Kini Masih Banyak Dikunjungi
Taman Tjerme yang termasuk dalam peninggalan Belanda. (foto : photomalang.com)

Kota Malang, Blok-a.com – Kota Malang merupakan salah satu kota di Jawa Timur yang memiliki banyak peninggalan sejarah dari masa kolonial Belanda.

Peninggalan-peninggalan tersebut menjadi bukti bahwa Kota Malang pernah menjadi salah satu kota penting di masa penjajahan negeri kincir angin itu.

Nah, berikut ini beberapa peninggalan sejarah Belanda di Kota Malang yang terkenal.

Alun-Alun Malang

Alun-Alun Malang merupakan salah satu alun-alun tertua di Indonesia. Alun-alun ini dibangun pada tahun 1772 oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda, Baron van Imhoff. Alun-alun ini memiliki luas sekitar 1,4 hektar dan dikelilingi oleh taman dan pohon-pohon rindang.

Gedung Balai Kota Malang

Gedung Balai Kota Malang dibangun pada tahun 1894. Gedung ini merupakan salah satu bangunan bersejarah yang menjadi ikon Kota Malang. Gedung ini memiliki gaya arsitektur neoklasik dengan ciri khas tiang-tiang besar dan pilar-pilar yang kokoh.

Gereja Immanuel Malang

Gereja Immanuel Malang dibangun pada tahun 1864. Gereja ini merupakan salah satu gereja tertua di Kota Malang. Gereja ini memiliki gaya arsitektur neogotik dengan ciri khas menara yang tinggi dan runcing.

Stasiun Malang Kota Baru

Stasiun Malang Kota Baru dibangun pada tahun 1890. Stasiun ini merupakan salah satu stasiun kereta api tertua di Indonesia. Stasiun ini memiliki gaya arsitektur neokolonial dengan ciri khas atap yang tinggi dan lebar.

Taman Cerme

Taman berkelok indah di depan Hotel Shalimar ini adalah peninggalan Belanda. Taman ini juga ditanam gramophone raksasa kuno. Konon, taman ini digunakan untuk pesta minum teh bangsawan Belanda sebagai penambah estetika keindahan.

Peninggalan-peninggalan sejarah Belanda di Kota Malang merupakan aset yang berharga bagi kota tersebut.

Nah, tentu saja peninggalan-peninggalan tersebut perlu dilestarikan dan dirawat agar dapat dinikmati oleh generasi mendatang. (mg2/bob)