Miris, Tarekot Tempat Rekreasi Jaman Dulu Kini Sepi dan Tak Terawat

Kota Malang, blok-a.com — Taman Rekreasi Kota (Tarekot) yang dibangun di belakang Balai Kota Malang terlihat kumuh dan sepi.

Taman tersebut bernama Taman . Namun saat memasuki wilayah taman, terlihat banyak sekali sampah yang membuat taman terlihat kumuh.

Terlihat banyak sekali gerobak makanan yang sudah tidak terpakai, kayu-kayu bekas, mobil dinas bekas, dan lain sebagainya.


Caption: Gerobak bekas yang terparkir di Taman Rekreasi Kota, Kamis (19/1/2023) (blok-a/Helen)

Mainan yang ada di Taman Rekreasi Kota pun terlihat sudah berkarat dan banyak yang patah.

Kolam renang yang seharusnya bisa digunakan untuk berenang pun terlihat kosong. Terlihat kolam renang tersebut juga tidak dibersihkan karena banyak sampah daun.

Wati (58), warga Mergosono, membawa cucunya untuk berekreasi di Tarekot yang kini sepi itu. Namun, mereka kecewa karena kolam renang di sana tidak ada airnya.

“Tiwas teko, tapi kolame gaonok banyune ngunu mbak, (Terlanjur datang, tapi kolamnya malah ngga ada airnya),” ujar Wati pada wartawan blok-a.com.

Cucunya yang bernama Cantika (5) juga mengungkapkan rasa kecewanya sesaat setelah dirinya datang dan melihat bahwa kolam renang tersebut sudah tidak ada airnya.

“Yaaaahh kosong, gaonok banyune, Mak!” ujar Cantika pada neneknya yang dia panggil Emak tersebut.

Wati juga menyayangkan kondisi Taman Rekreasi Kota itu. Ia mengatakan bahwa dulu waktu awal-awal masih sangat bagus, namun sekarang malah terlihat kumuh.

“Dulu bagus mbak, sekarang malah kaya gini banyak sampah, itu juga gerobak bekas pedagang kakilima yang nggak diambil banyak banget, jadi kumuh,” ujarnya.

Padahal, Tarekot yang sepi ini sangat berpotensi untuk menjadi wisata murah meriah untuk warga Kota Malang.

Hanya dengan membayar Rp 2ribu saja kita sudah bisa menikmati suasana rindang dan dapat bermain di playground.

Suara gemercik air sungai juga menambah atmosfer menenangkan bagi kita yang lelah setelah banyak beraktivitas.

Hingga tulisan ini dirilis, pihak penanggung jawab Taman Rekreasi Kota Malang masih belum juga memberikan konfirmasi. (len/bob)