Polres Malang dan Tim Labfor Polda Jatim Lakukan Olah TKP Ulang, Pastikan Motif Penyebab Bunuh Diri Keluarga di Pakis Malang

Polres Malang dan Tim Labfor Polda Jatim Lakukan Olah TKP Ulang, Pastikan Motif Penyebab Bunuh Diri Keluarga di Pakis Malang
Tim Labfor Polda Jatim saat olah TKP ulang di rumah kontrakan tiga anggota keluarga meninggal di Pakis Malang (blok-a/Agus)

 

Kabupaten Malang, blok-a.com – Polres Malang mendatangkan Tim Labfor Polda Jatim untuk membatu mengungkap motif bunuh diri tiga anggota dalam satu keluarga di Kecamatan Pakis Kabupaten Malang.

Tim Labfor Polda Jatim bersama Polres Malang datang ke lokasi dan melakukan olah TKP ulang sejak pukul 15.00, Kamis (14/12/2023).

Sekadar diketahui, TKP-nya dalah sebuah rumah kontrakan. Rumah kontrakan itu menjadi akhir hidup wahab Efendi seorang guru SD dan juga istri Sulikhah dan salah satu anak kembarnya ARE (13).

“Kami bersama tim Inafis Polres Malang dan dibantu tim Labfor Polda Jatim melakukan olah TKP ulang untuk mencari temuan baru guna mengungkap fakta sebenarnya terkait kematian satu keluarga di Saptorenggo Pakis Malang,” ujar Kasat Reskrim Polres Malang , AKP Gandha Syah Hidayat, Jumat (15/12/2023).

Dikatakan Kasatreskrim Polres Malang, AKP Gandha Syah Hidayat, beberapa barang dibawa dari dalam rumah untuk diteliti kembali. Termasuk diantaranya senjata tajam berupa pisau yang digunakan Wahab untuk bunuh diri.

Tim juga menyelidiki pesan, tulisan hingga dokumen penting di rumah tersebut serta mencari bukti pendukung lain.

“Tim Labfor Polda Jatim melaksanakan olah TKP untuk kroscek kembali terkait olah TKP yang sudah dilakukan. Tentunya ini untuk upaya lebih serius dalam menangani perkara ini,” terang AKP Gandha.

Beberapa barang yang diambil kembali  adalah spidol, buku agenda, darah yang sudah diserap dan bekas darah di beberapa titik, lalu obat anti nyamuk cair.

Ditanya mengenai perkembangan hasil, Gandha menyebut belum ada temuan baru yang bisa disimpulkan. Pihaknya dan Labfor berupaya mempertegas identifikasi dan untuk mencari petunjuk, barang-barang di TKP akan diuji laboratorium.

Ditegaskan AKP Gandha , dirinya belum bisa menyimpulkan gambaran lebih jelas ketika terjadi upaya bunuh diri yang dilakukan Wahaf bersama keluarganya.

“Mengenai apakah ada paksaan masih perlu dibuktikan terkait itu. Yang jelas, kuat dugaan bahwa ibu dan anak ini meninggal terlebih dahulu baru disusul bapaknya,” ucapnya.

Disinggung mengenai adanya unsur pembunuhan, ia menyampaikan bunuh diri keluarga di Kecamatan Pakis Kabupaten Malang itu jauh dari unsur tersebut. Petunjuk berupa ponsel korban juga belum ditemukan.

“Pihak Labfor Polda Jatim dan Polres Malang akan kembali menyesuaikan hasil temuan olah TKP dengan saksi-saksi yang telah dimintai keterangan,” tutupnya. (mg1/bob)