Kota Malang, blok-a.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Malang kembali menggelar program ‘Dukcapil Goes To School’ untuk meningkatkan angka partisipasi pemilih pemula. Layanan ini difokuskan di SMAN 1, SMAN 3, dan SMAN 4 Malang yang dikenal sebagai kompleks SMA Tugu, dengan tujuan merekam e-KTP para siswa.
Penjabat Wali Kota Malang Wahyu Hidayat hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Dia menjelaskan bahwa e-KTP adalah identitas resmi yang penting dan wajib dimiliki oleh setiap warga negara termasuk warga Kota Malang.
Melalui kegiatan ini, Pemkot Malang berupaya memastikan bahwa seluruh penduduk, termasuk generasi muda, memiliki identitas resmi yang sah dan tercatat secara lengkap dalam sistem administrasi negara.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Malang untuk memastikan bahwa seluruh penduduk, termasuk para generasi muda, memiliki identitas resmi yang sah dan tercatat secara lengkap dalam sistem administrasi negara. Sekaligus untuk meningkatkan tertib administrasi kependudukan,” tutur Wahyu.
Wahyu menekankan nilai strategis dari perekaman e-KTP, terutama bagi para pemula. Identitas resmi ini tidak hanya membuka akses ke berbagai layanan publik, tetapi juga menjadi landasan untuk pendidikan, pekerjaan, dan hak-hak lainnya, termasuk partisipasi dalam pemilu.
Dengan meraih hak pilih, generasi muda dapat membentuk masa depan mereka dan turut serta dalam kehidupan berdemokrasi.
“Mereka ini kan pemilih pemula, tentu ini juga akan mencermikan tanggung jawab mereka untuk bisa memberikan suaranya. Dengan suara mereka ini kan juga menentukan masa depan mereka juga, bagaimana masa depan negara kita,” terangnya.
Wahyu juga mengajak para siswa yang sudah memiliki hak pilih untuk turut berpartisipasi dalam pemilu, mengingat mereka merupakan pemilih pemula. Partisipasi mereka akan mencerminkan tanggung jawab dalam menentukan arah masa depan negara.
Kepala Dispendukcapil Kota Malang Dahliana Lusi Ratnasari menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya rutin Dispendukcapil untuk meningkatkan capaian perekaman e-KTP, khususnya untuk pemilih pemula yang tengah berusia 17 tahun. Upaya ini juga terkait dengan Pesta Demokrasi Serentak yang akan digelar pada 14 Februari mendatang.
“Untuk adik-adik 17 tahun ini, mereka sudah punya hak pilih. Ini kita usahakan tuntas untuk di Kota Malang,” terangnya. (mg3/bob)








