Pemkot Malang Siapkan 80 Angkot Gratis untuk Pelajar, Tinggal Tunggu Perwal

Angkutan Kota Malang yang dipersiapkan untuk angkot gratis (blok-a.com / Yogga Ardiawan)
Angkutan Kota Malang yang dipersiapkan untuk angkot gratis (blok-a.com / Yogga Ardiawan)

Kota Malang, blok-a.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus mematangkan program angkutan kota gratis bagi pelajar yang ditargetkan mulai berjalan dalam waktu dekat. Saat ini, proses pelaksanaan tinggal menunggu terbitnya Peraturan Wali Kota (Perwal) sebagai dasar operasional program.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang Widjaja Saleh Putra mengatakan, secara teknis seluruh persiapan program angkot gratis sudah hampir rampung.

“Yang jelas kami sudah sepakat, ya mudah-mudahan di bulan Mei ini sudah terlaksana. Pelaksanaan masih menunggu turunnya Peraturan Wali Kota (Perwal) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) sebagai dasar pelaksanaan kebijakan ini,” ujar Widjaja, Selasa (12/5/2026).

Pada tahap awal, Dishub Kota Malang menyiapkan sekitar 70 hingga 80 unit angkot untuk melayani transportasi gratis bagi pelajar di sejumlah trayek.

Pria yang akrab disapa Jaya ini menambahkan, jumlah armada tersebut masih memungkinkan bertambah menyesuaikan kebutuhan dan hasil evaluasi di lapangan.

“Rencananya kami gunakan 70 sampai 80 armada. Ke depan, tidak menutup kemungkinan jumlah armada akan ditambah menyesuaikan kebutuhan dan evaluasi di lapangan,” tambahnya.

Dalam pelaksanaannya nanti, Pemkot Malang tidak bekerja sama langsung dengan pengemudi angkot secara individu. Mekanisme kerja sama akan dilakukan melalui koperasi angkot yang telah memiliki badan hukum resmi.

“Nanti melalui koperasi. Masuk melalui koperasi, bukan langsung kami dengan sopir-sopir angkot tapi melalui koperasi. Terlebih, koperasi angkot di Kota Malang sebenarnya sudah terbentuk sejak lama, sehingga tinggal dioptimalkan dalam pelaksanaan program tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, operasional layanan angkot gratis akan difokuskan untuk mendukung aktivitas pelajar saat berangkat dan pulang sekolah.

“Sesuai jam sekolah. Keberangkatan dan kepulangan,” pungkasnya. (yog/bob)