Dishub Kota Malang Berterimakasih Atas Munculnya ‘Wisata Tukang Parkir Preman Malang’ di Google Maps

Dishub Kota Malang Berterimakasih Atas Munculnya 'Wisata Tukang Parkir Preman Malang' di Google Maps
Suasana Kayutangan Heritage di malam hari. (blok-a.com/Satria Akbar Sigit)

Kota Malang, blok-a.com – Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra buka suara soal wisata baru di Kayutangan Heritage yang tertulis di Google Maps dengan nama ‘Wisata Tukang Parkir Preman Malang‘.

Sekadar diketahui, point of interest baru di Google Maps ini terlihat sejak kemarin Minggu (11/2/2024). Rating wisata itu di Google Maps sendiri 4,1 dari 5 bintang saat dilihat blok-a.com Minggu (11/2/2024) dengan 88 ulasan.

Widjaja menanggapi fenomena tersebut dengan kalem. Dia berterimakasih atas kritikan dan masukan dari masyarakat lewat Google Maps itu. Dia tidak mempermasalahkan nama point of interest di Kayutangan Heritage itu menjadi ‘Wisata Tukang Parkir Preman Malang’ di Google Maps.

“Kita tidak mempermasalahkan itu (kritikan). Kita malah mengucapkan terima kasih atas perhatian masyarakat,” kata dia dikonfirmasi.

Jaya, sapaan akrbanya, menganggap fenomena di Kayutangan Heritage itu membantu Dishub Kota Malang untuk terus memperbaiki kinerja mengatur parkir di Kota Malang. Dia berjanji akan mencari solusi terbaik untuk menangani persoalan parkir di Kayutangan>

“Kita sebagai perangkat daerah berupaya memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Kita akan mencoba mencari solusi terbaik untuk menangani persoalan parkir di kawasan Kayutangan,” kata dia.

Untuk menemukan solusi tersebut, pihaknya menggandeng organisasi perangkat daerah lainnya untuk berkoordinasi menata parkir yang lebih baik di kawasan Kayutangan. Salah satunya untuk menangani persoalan parkir bahu jalan.

Dia berjanji setelah Pemilu 2024 Dishub Kota Malang akan menemukan solusi tersebut dan menata parkir di Kayutangan Heritage agar tidak jadi keluhan bagi pengunjung atau wisatawan.

“Jadi semuanya harus jadi satu. Pedagang dan pelaku usaha juga tidak menyediakan tempat parkir. Oleh karena itu, kita tata bersama dengan OPD terkait. Misal, Disporapar, Diskopindag, Satpol PP,” tutupnya. (bob)