Persiapkan Distribusi Logistik Pemilu, 6 TPS Terpencil di Kabupaten Malang Jadi Perhatian Khusus

Simulasi pemilihan di TPS pada Pemilu 2024 mendatang (Blok-a.com/ Putu Ayu Pratama S)
Ilustrasi pemilihan di TPS pada Pemilu 2024 (Blok-a.com/ Putu Ayu Pratama S)

 

Kabupaten Malang, blok-a.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang mulai persiapkan proses pendistribusian logistik pemilihan umum (Pemilu) 2024. Terdapat enam tempat pemungutan suara (TPS) yang menjadi perhatian lebih, khususnya untuk akses dan kerawanan bencana alam.

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilu, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia KPU Kabupaten Malang, Marhaendra Pramudya Mahardika menerangkan, keenam TPS tersebut tersebar di empat kecamatan.

“Satu, Kecamatan Donomulyo, TPS 13 di Desa Tempursari. Kedua, Kecamatan Gedangan, TPS 01 di Desa Tumpakrejo. Ketiga, Kecamatan Singosari, TPS 19 di Desa Wonorejo. Keempat, Kecamatan Tirtoyudo, TPS 21, 22, 23 di Desa Lebakharjo,” beber Dika saat ditemui awakmedia, Selasa (30/1/2024).

Untuk akses pendistribusian logistik, lanjut Dika, keenam TPS tersebut memiliki akses yang cukup sulit.

Bahkan, beberapa TPS sulit dijangkau menggunakan kendaraan baik roda dua maupun roda empat saat musim hujan.

“Misalnya, di Kecamatan Gedangan TPS 01 merupakan wilayah terpencil di Desa Tumpakrejo, jaraknya 15 kilometer dari kecamatan. Hanya bisa diakses menggunakan sepeda motor saat musim kemarau, namun jika musim hujan sepedah motor sulit masuk wilayah ini,” jelasnya.

Sementara itu, di Kecamatan Singosari, TPS 19 yang terletak di Desa Wonorejo juga memiliki akses yang cukup curam karena berada di pegunungan.

Sehingga untuk mengakses wilayah tersebut perlu menggunakan sepeda motor jenis tertentu.

“Meskipun hanya berjarak 4 kilometer dari kecamatan, namun TPS 19 merupakan wilayah di daerah pegunungan dan hanya bisa diakses dengan jalan kaki atau motor trail. Bisa diakses menggunakan mobil, namun dengan memutar (arah) melewati Kecamatan Jabung dengan jarak 15 kilometer,” bebernya.

Oleh sebab itu, pihak KPU Kabupaten Malang melakukan antisipasi sedemikian rupa agar proses pendistribusian logistik hingga proses rekapitulasi pemilu berjalan dengan lancar.

“Pengiriman dengan menggunakan boks tertutup, dilapisi dengan plastik dan lain-lain. SOP-nya terkait dengan perlindungan logistik,” pungkasnya. (ptu/bob)