DPRD Kota Malang Minta Maaf Belum Bisa Selesaikan 3 Permasalahan Besar, Apa Saja?

DPRD Kota Malang Minta Maaf Belum Bisa Selesaikan 3 Permasalahan Besar, Apa Saja?
DPRD Kota Malang Minta Maaf Belum Bisa Selesaikan 3 Permasalahan Besar, Apa Saja?

Kota Malang, blok-a.com – Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika meminta maaf kepada masyarakat Kota Malang jika hingga akhir-akhir masa jabatannya untuk periode 2019-2024 masih belum bisa menyelesaikan seluruh permasalahan yang saat ini dihadapi oleh Kota Malang.

Hal ini ia sampaikan usai Rapat Paripurna DPRD Kota Malang tentang penyampaian pendapat fraksi terhadap rancangan KUPA-PPAS ABPD Kota Malang Tahun Anggaran 2024 yang dilaksanakan pada hari Rabu (17/7/2024).

“Kami (DPRD Kota Malang) mohon maaf, banyak hal besar yang sebenarnya belum mampu kami selesaikan,” ujarnya.

Made mengatakan bahwa permasalahan-permasalahan yang saat ini masih dihadapi oleh Kota Malang bukan hanya tanggung jawab lembaga eksekutif, tapi juga pihak legislatif sebagai dewan pengawas kinerja eksekutif.

“Banyak hal, yang saya tidak bisa menyalahkan eksekutif yang kurang, kami bertanggung jawab penuh antara eksekutif dan legislatif. Kami memohon maaf kepada masyarakat tiga hal besar belum bisa kita selesaikan,” terangnya.

Ia pun menyebutkan tiga hal besar yang disebutnya masih belum dapat dituntaskan dengan maksimal, yang terdiri dari permasalahan tiga pasar, banjir, dan kemacetan.

“Yaitu masalah tiga pasar. Pasar Besar, Pasar Gadang, dan Pasar Blimbing belum bisa kita selesaikan, ini PR bagi kita. Masalah banjir masih menjadi masalah kita, dan macet masih masuk menjadi permasalahan kita,” terangnya.

Permasalahan tiga pasar di Kota Malang tersebut terletak pada rencana revitalisasi dan pembangunan yang hingga saat ini masih menggantung. Sementara permasalahan banjir dan kemacetan, seperti sudah banyak diketahui masyarakat Kota Malang, masih sering terjadi di berbagai titik.

Made pun menitipkan harapan kepada calon pemimpin Kota Malang selanjutnya agar dapat menuntaskan permasalahan yang saat ini masih belum tuntas. Selain itu ia berharap anggota dewan terpilih yang akan bertugas untuk periode 2024-2029 dapat memberikan pendampingan yang baik juga untuk kepala daerah baru.

“Semoga pemimpin selanjutnya hasil Pilkada 27 November 2024 menghadirkan sosok yang mampu menyelesaikan permasalahan itu. Dan anggota dewan yang baru juga akan mampu mendampingi,” harap Made yang masih akan kembali mengisi kursi dewan untuk periode depan. (art/bob)