Damkar Kabupaten Malang Evakuasi Dua Ular Sanca Sepanjang 4 Meter di Donomulyo

Damkar Kabupaten Malang Evakuasi Dua Ular Sanca Sepanjang 4 Meter di Donomulyo
Damkar Kabupaten Malang Evakuasi Dua Ular Sanca Sepanjang 4 Meter di Donomulyo

Kabupaten Malang, blok-a.com – Warga Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang digegerkan dengan penemuan dua ekor ular sanca kembang (Malayopython reticulatus) di area perkebunan tebu, Selasa (12/5/2026) siang kemarin. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Malang dengan menerjunkan tiga personel dari Pos Sektor Kepanjen menuju lokasi.

Petugas Damkar Kabupaten Malang, Muhammad Saikhul Alim, saat dikonfirmasi pada Kamis (13/5/2026), mengatakan dirinya menerima instruksi langsung dari Mako Damkar untuk melakukan evakuasi ular tersebut.

“Saya ditelepon dari call center Mako Pusat Pendopo Malang, lalu diperintahkan berangkat,” ujar Alim.

Ia menambahkan, dua ular yang ditemukan memiliki ukuran cukup besar. Salah satunya diperkirakan mencapai panjang empat meter.

“Sekitar 4 meteran, yang satu 3 meteran,” katanya.

Alim menjelaskan, kedua ular ditemukan di area perkebunan tebu yang cukup jauh dari permukiman warga sehingga belum sempat mengganggu masyarakat sekitar.

“Itu jauh dari permukiman, sekitar 100 meteran di sawah dan tanaman tebu,” jelasnya.

Proses evakuasi berlangsung cepat karena petugas dibantu warga sekitar saat penangkapan berlangsung.

“Kemarin gampang kok, dibantu warga. Paling sekitar lima belas menit,” ungkapnya.

Usai dievakuasi, dua ular sanca tersebut langsung diamankan sementara di Pos Damkar Kepanjen untuk mengantisipasi potensi gangguan terhadap warga.

“Sekarang diamankan di Pos Kepanjen,” ujarnya.

Selanjutnya, ular tersebut kemungkinan akan dilepasliarkan kembali ke habitatnya atau diserahkan kepada komunitas pencinta reptil. Damkar Kabupaten Malang menyebut penanganan evakuasi ular menjadi salah satu layanan non-kebakaran yang cukup sering dilakukan selain penanganan hewan berbahaya lainnya.

“Nanti dikembalikan ke alam atau dipelihara pencinta ular,” pungkasnya. (yog/bob)